twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Sabtu, 04 Oktober 2014

Tips Menulis Skenario dengan “METODE PIRAMIDA CERITA” Oleh : Endik Koeswoyo

Tips Menulis Skenario 
dengan “METODE PIRAMIDA CERITA”

Oleh : Endik Koeswoyo

                Assalamualaikum.... perkenalkan saya Endik Koeswoyo. Heheh jangan terlalu seriuslah ya... Oke, kita mulai dengan yang sederhana dulu. Banyak pertanyaan kapan saya tidur? Ketika kicauan saya ditwitter hampir 24 jam non stop pasti banyak yang bertanya kapan saya tidur? Heheh... teknologi sudah canggih, kita bisa ngetwit 1 tahun ke depan dalam sehari.  Sebagai penulis skenario, penulis buku dan penulis novel saya di tuntut untuk mampu menulis dalam hitungan jam, bukan hitungan hari apalagi hitungan bulan. Untuk sebuah skenario Sinetron misalnya, waktu yang diberikan kepada penulis rata-rata 6 sampai 10 jam. Biasanya saya menulis scene plot dengan jumlah rata-rata 65 scene plot dalam waktu 3 jam, jam 4 sampai jam 6 pagi, kemudian scene plot itu saya email ke asisten untuk dirapikan menjadi skenario, jam 10 siang biasanya skenario sudah jadi, saya revisi lagi jam 10 sampai jam 12 siang. Jam 1 siang sudah di kirim ke produser, ada revisi dan lain-lain, maksimal jam 8 malam sudah dikirim ke lokasi untuk syuting besok pagi.  
                Berbeda dengan sebuah FTV atau sebut saja Bioskop Indonesia Trans TV, waktunya lebih panjang. Misal senin sinopsis di ACC, penulis skenario dikasih waktu 2 hari membuat scene plot, saya biasanya selesai 1 hari membuat 80 scene plot untuk Bioskop Indonesia, kemudian dari scene plot tersebut menunggu revisi dari Tim Penulis Trans TV, biasanya Rabu sudah dapat revisian dari pihak Trans TV. Rabu dan Kamis, scene plot tersebut saya kembangkan menjadi skenario, biasanya Jumat Subuh sudah saya email untuk Technical Meeting Jum’at siang. Jumat malam Sabtu revisi hasil TM, Sabtu pagi di email lagi untuk mendapatkan Draf Final atau ACC pihak Trans TV. Minggu syuting deh.
                Berbeda pula dengan film, biasanya penulis dikasih waktu sekitar 3 bulan untuk menulis sekenario draf 1, kemudian revisi-revisi lagi selama 2 atau 3 bulan. Jadi ada perbedaan mencolok antara Sinetron, FTV dan FILM, kelihatan sih dari waktu penulisannya, Sinetron 6 jam, FTV 6 hari, Film 6 bulan, proses poroduksinya juga beda, sinetron ya sehari itu harus selesai, FTV biasanya 3 sampai 5 hari syuting, film rata-rata 15 sampai 30 hari syuting.
                Nah udah taukan seluk beluk penulisan skenario, sekarang gimana ngakalinya biar otak dan pikiran kita nggak mandek? Nggak macet? Nggak mati ide? Setelah beberapa tahun menjadi penulis Novel, skenario sinetron, FTV dan FILM saya menemukan sebuah metode dasar yang saya sebut METODE PIRAMIDA CERITA. Secara umum memang metode yang sudah ada baik di Holywood, Bolywood maupun Dollywood (maaf ini nggak tau dari mana asalnya) semua rata-rata menggunakan dasar penulisan 3 Babak 8 Squence. Tapi format 3 babak ini cukup sulit untuk menjelaskannya, kalau tidak live. Dalam beberapa workshop penulisan saya sering menjelaskan metode 3 babak 8 squence tetapi nggak nggampang nyantolnya.
            Untuk itulah, saya mencoba mencari-cari metode yang lebih mudah untuk diajarkan, baik langsung tatap muka ataupun via teknologi email, whatsaap dan sejenisnya. Kebetulan saya juga aktif menjadi mentor temen-temen di JARINGAN PENULIS INDONESIA, rata-rata masih anak-anak muda yang baru aktif menulis tetapi sudah sangat mencintai dunia tulis menulis. Untuk itulah METODE PIRAMIDA CERITA ini saya buat untuk diaplikasikan dalam penulis nove atau skenario. Berikut ini langkah-langkah mengaplikasikan Metode Piramida Cerita. Rumus METODE PIRAMIDA CERITA sangat sederhana PC = 1 x 2 artinya Peramida Cerita adalah pengembangan sederhana setiap 1 point yang sudah kita buat dikembangkan menjadi 2 point, begitu seterusnya.
1.       Tentukan Tema Umum
2.       Buatlah sebuah sinopsis dengan kelengkapan “ASIBIMEGA” sebagai berikut
a.       Apa
b.      Siapa
c.       Dimana
d.      Bilamana
e.      Mengapa
f.        Bagaimana
3.       Kembangkan sinopsis yang sudah kita buat itu menjadi 8 bagian konflik penting
4.       Kembangkan 8 konflik penting itu menjadi 16 sub konflik
5.       Kembangkan 16 sub konflik menjadi 32 point cerita
6.       Kembangkan 32 point cerita menjadi 64 scene plot
7.       Kembangkan 64 scene plot menjadi skenario sesuai kebutuhan (sinetron 60 sampai 65 scene, FTV 70 sampai 80 scene, Film 90 sampai 100 scene)
8.       Baca ulang dan rapikan
Jika langkah-langkah tersebut sudah bisa dilakukan, In Syaa Allah kita akan bisa dengan mudah menulis tanpa harus mati ide. Penasaran? Yuk gabung dengan JARINGAN PENULIS INDONESIA untuk mendapatkan contoh dan aplikasi menulis dengan metode PIRAMIDA CERITA. Metode ini juga bisa digunakan untuk menulis novel atau buku yang tebalnya ratusan halaman.
Oh ya mungkin anda masih meragukan metode ini? Oke saya menggunakan metode ini untuk menulis skenario Sinetron Tendangan Dari Langit RCTI. Skenario Sinetron Berkah RCTI Skenario. Saya gunakan untuk menulis Skenario Sinteron Akibat Pernikahan Dini RCTI. Saya gunakan juga untuk menulis Sinetron TAFAKUR CINTA Indosiar. Saya gunakan untuk menulis TVM Kedurung Dari Ustadz RCTI. Dan puluhan judul Bioskop Indonesia Trans TV ; Panggilan Tak Terjawab, Lukisan Merah, Nyanyian Malam, Putri Matahari dll. Juga saya gunakan untuk menulis skenario film Layar Lebar Me And You Vs The World RAPI FILM, Kesurupan Setan Ganesa Film, Erau Kota Raja East Cinema, Cerita Cinta Buana Lestari Entertaint. Juga saya gunakan untuk menulis puluhan judul novel. Hehehhe... semoga tidak ragu.

CONTOH APLIKASI METODE PIRAMIDA CERITA
1.       Gelas AJAIB yang bisa merubah susu kambing menjadi emas (tema utama atau ide cerita)
2.       Buatlah sinopsis dengan tema gelas ajaib yang bisa merubah susu kambing menjadi emas

SINOPSIS GELAS AJAIB
Anu adalah pemuda miskin yang baik hati. Hari itu Anu bingung, kerena sahabatnya Ana sedang sakit dan butuh uang banyak untuk operasi. Malam itu Anu menemukan sebuah Gelas Ajaib di sebuah jalan dekat rumahnya. Rumah itu berada di sebuah perkampungan sederhana di kota Jakarta. Pada suatu malam, ketika Si Anu sedang jalan kaki, dia melihat gelas yang menyala. Dengan rasa takut, Anu mengambilnya. Aneh, setelah dipegang gelas itu tidak lagi menyala, tetapi berganti aroma harum seperti candu.
Gelas dibawa pulang dengan rasa penasaran, tetapi Anu belum menemukan sesuatu yang aneh ketika gelas itu ditunjukkan kepada temannya, Ana. Ana merasa gelas itu hanya gelas biasa, nggak ada yang aneh. Tetapi, setelah gelas itu diisi air, muncullah keganjilan. Wusss... air di dalam gelas membentuk sebuah pusaran hebat dan air muncrat keluar. Anu dan Ana bingung, mengapa gelas itu tidak mau menerima air? Mereka berdua sangat penasaran.
Rasa penasaran belum hilang, muncullah nenek sihir tua, sebut saya namanya Nenek Ani. Nenek Ani meminta gelas itu. Hingga akhirnya Ana dan Anu tau kalau gelas yang ditemukan Anu adalah gelas ajaib. Gelas yang bisa menghasilkan jutaan koint emas jika diisi dengan air susu kambing. Lalu apakah yang akan terjadi selanjutnya? Mampukah Anu dan Ana mempertahakan gelas itu? Bagaiman kisah selanjutnya?
3.       Dari sinopsis di atas silahkan di kembangkan menjadi 8 konflik utama;
a.       Anu adalah pemuda miskin yang baik hati. Hari itu Anu bingung, kerena sahabatnya Ana sedang sakit dan butuh uang banyak untuk operasi. Malam itu Anu menemukan sebuah Gelas Ajaib di sebuah jalan dekat rumahnya. Rumah itu berada di sebuah perkampungan sederhana di kota Jakarta. Pada suatu malam, ketika Si Anu sedang jalan kaki, dia melihat gelas yang menyala. Dengan rasa takut, Anu mengambilnya. Aneh, setelah dipegang gelas itu tidak lagi menyala, tetapi berganti aroma harum seperti candu.Gelas apakah itu sebenarnya?

b.      Gelas dibawa pulang dengan rasa penasaran, tetapi Anu belum menemukan sesuatu yang aneh ketika gelas itu ditunjukkan kepada temannya, Ana. Ana merasa gelas itu hanya gelas biasa, nggak ada yang aneh. Tetapi, setelah gelas itu diisi air, muncullah keganjilan. Wusss... air di dalam gelas membentuk sebuah pusaran hebat. Anu dan Ana bingung, mengapa gelas itu tidak mau menerima air? Mereka berdua sangat penasaran.

c.       Rasa penasaran belum hilang, muncullah nenek sihir tua, sebut saya namanya Nenek Ani. Nenek Ani meminta gelas itu.  Tetapi Aneh, Nenek Ani tidak mampu menggunakan ilmu sihirnya di dedekat gelas itu. Sihirnya seolah menghilang. Nenek Ani mengatakan kalau gelas itu miliknya, gelas itu bisa merubah susu kambing menjadi emas. Anu harus menyerahkan gelas itu ke Nenek Ani. Tetapi Anu tidak mau, karena Nenek Ani orang jahat dan dia menemukan gelas itu di jalanan.

d.      Ana dan Anu selamat dari Nenek Ani, mereka kabur ke kantor polisi. Tetapi di kantor polisi mereka malah ditertawakan, karena laporan mereka tidak masuk akal. Mana ada gelas bisa merubah susu kambing jadi emas? Anu dan dan Ana tidak mampu membuktikan hal itu.

e.      Bikin point KONFLIK LANJUTAN dari point d

f.        Bikin point KONFLIK LANJUTAN dari point e

g.       Bikin point KONLIK LANJUTAN dari point f

h.      Konflik mendekati ENDING

4.       Teruskan langkah ke 4 sampai langkah ke 8


TENTANG PENULIS


Endik Koeswoyo penulis skenario, buku dan novel ini lahir di kota Jombang. Pernah mengeyam pendidikan di SMU 2 Banjarmsin, SMU Negeri 1 Sutojayan. Pernah kuliah di AKINDO Yogyakarta dan saat ini sedang menyelesaikan S1 Ilmu Politik di Universitas Bung Karno Jakarta. Gemar menulis sejak Sekolah Dasar. Saat kelas 3 SD di SDN Wonosalam IV Endik Koeswoyo sudah bisa menulis cerita pendek dan dibacakan di depan kelas. Ketika sekolah di SLPN Wonosalam I dia juga aktik menulis untuk mading bahkan sering dimarahi gurunya karena menempel tulisannya di jendela kaca kelasnya. 

Hingga tahun 2014 Endik Koeswoyo sudah menulis 23 judul novel dan Buku. Hijrah ke Jakarta tahun 2012 untuk menulis Sinetron di Sinemart PH Jakarta. Menurutnya kesempatan datang sekali selebihnya adalah kerja keras yang cerdas. Keputusannya ke Jakarta saat itu karena dia diajak oleh Fajar Nugros, "Fajar Nugros adalah orang pertama yang memberi kesempatan ke saya untuk menulis skenario sinetron dan film, dari kesempatan yang diberikan Fajar itulah saya bisa menjadi penulis skenario seperti sekarang" begitulah tuturnya dibeberapa kesempatan. Saat ini Endik Koeswoyo aktif menulis FTV dan Bioskop Indonesia Trans TV. Saat ini memutuskan menjadi penulis freelance. Beberapa film layar lebar yang pernah dia tulis skenarionya "ME And You Vs The Wolrd, Kesurupan Setan. Segera rilis diakhir tahun 2014 film "Cerita Cinta" dan "Erau Kota Raja" adalah skenario film yang dia tulis dan akan tayang di Bioskop Indonesia dan Malaysia akhir tahun 2014.  

Untuk mengenal penulis lebih jauh, silahkan mampir ke BLOG Pribadinya : www://endik.seniman.web.id 

Twitter: @endikkoeswoyo


 NOTE: Artikel ini diambil dari BLOG Jaringan PENULIS INDONESIA


Salam Budaya: @endikkoeswoyo Mari Mencintai Indonesia Apa Adanya MANFAATKAN BLOG ANDA DENGAN MENGIKUTI KUMPUL BLOGER

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Bersedia Membaca, tuliskan komentar anda dan saya akan berkunjung ke blog anda...

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN