twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Kamis, 08 Juni 2017

Workshop Creative GRATIS dan terbuka untuk UMUM - YOGYAKARTA

Workshop Creative bersama Endik Koeswoyo & Dita Faisal

GRATIS dan terbuka untuk UMUM - YOGYAKARTA 12 Juni 2017 - Jam 9 Pagi di UIN KALIJAGA - Jam 3 Sore di AKINDO YOGYAKARTA.




Selasa, 16 Mei 2017

Heboh! Bakso Gratis Selamanya Buat Yang lagi Hamil



Heboh! Bakso Gratis Selamanya Buat Yang lagi Hamil


               Ngomongin soal bakso, rasa-rasanya bakalan nggak ada habisnya, soal rasa itu soal selera, masing-masing lidah pasti punya penilaian yang berbeda-beda. Menurut saya enak, belum tentu menurut anda. Minggu 14 Mei 2017, saya berkesempatan berkumpul dengan beberapa blogger, uniknya kali ini kami berkesempatan mampir ke Bakso Bom Mas Erwin cabang Kelapa Gading. Lokasinya sangat strategis, gampang dicari, patokannya adalah Apartemen Wisam Gading, nah Bakso Bom Mas Erwin ada diseberang apartemen GWP. Tergolong baru, karena baru dibuka seminggu yang lalu.  Menempati ruko 3 lantai yang berada di Jl. Boulevard Raya Blok TT 2 No.22 Kelapa Gading ini tentunya sangat mudah ditemukan. 

               Yang menarik bagi saya adalah strategi promosi dari Bakso Bom yang satu ini, mereka jelas-jelas memasang sebuah poster besar bertuliskan “Ibu Hamil Makan Gratis Disini Selamanya” setelah saya telusuri, memang benar gartis, tetapi ada syaratnya. Ibu-ibu hamil akan diberikan bakso gratis jika makan di Bakso Bom tetapi mereka harus mengunggah foto saat makan bakso di akun sosial media yang dimiliki. Strategi yang luar biasa, bayangkan berapa banyak Ibu Hamil yang makan bakso? Berapa banyak yang memilik sosial media? Wajar jika dalam sehari ratusan orang ngantri di Bakso Bom, sekali lagi masalah rasa masalah selera. Bagaimana cara mempromosikan Bakso Bom inilah yang menjadi daya tarik saya untuk singgah ke Bakso Bom cabang kelapa gading. Bayangin guys, kalau mereka mengendors pemilik sosmed, harganya bisa ratusan ribu sampai jutaan hanya untuk sekali posting. Oh ya sekedar info, berapa sih tarif endors itu sebenarnya? Saya tidak tau pastinya, tetapi saya pernah diendors sebuah perusahaan untuk 2 kali posting saya dibayar 8.000.000,- inget ya, nol nya ada 6 biji, hanya untuk 2 kali posting di Instagram dan Twitter. 8 juta dibagi 4 nilainya perpostingnya adalah 2 juta. Gitu aja simpelnya.  Promosi yang dibikin soal ibu hamil ini sempat bikin heboh, sampai pada kepo, kenapa ibu hamil? Kenapa begini? Kenapa begitu? Ya namanya promosi, apa saja boleh… makin heboh makin berhasil….



               Pemilik Bakso Bom menurut saya salah satu pebisnis yang memiliki kejelian khusus, dengan memanfaatkan media sosial. Bukan hanya Ibu Hamil, bahkan mereka mengundang para blogger untuk menikmati bakso mereka secara gratis, lagi-lagi syaratnya sederhana cukup memposting di sosial media saat berada di outlet Bakso Bom, kemudian menulis sebuah review, bebas mau menulis apa, mengkritik, kasih masukan juga boleh. Okelah, buat kamu-kamu yang punya keinginan berbisnis atau memilik usaha, statergi promosi Bakso Bom yang satu ini boleh kita pelajari. Saya paribadi me-labeli Bakso Bom sebagai Bakso Kekinian, heheheh… promosinya unik, menunya juga unik (ada bakso beranak) terus mangkuknya juga unik (mangkuknya miring) harus lihat sendiri ke lokasi biar paham apa itu mangkuk miring. Hehehe makin penasaran kan? Harganya juga murah, paling mahal 35.000,- per porsi.
Selidik punya sedilik ternyata owner Bakso Bom ini masih muda, namanya Jansen, cowok ganteng kelahiran 1993. WOW… masih muda banget ya? Makanya, nggak harus nunggu tua buat jadi pengusaha. Hehehe… Menurut sumber yang kredibel, omset atau pendapatan Bakso Bom Mas Erwin cabang kelapa gading ini perharinya bisa mencapai, 6.000.000,- sekali lagi ini bukan salah ketik, nolnya tetep aja 6 biji… sehari loh ya sehari, bukan sebulan. Pengen? Langsung akan hubungi Bakso Bom kalau mau buka cabang, karena Bakso Bom Mas Erwine ini ternyata sudah di franchise-kan loh... keren kan?!


Okelah, bagaimana dengan rasanya? Bukan sombong loh guys, sebagai salah satu “pakar perbaksoan” wakakak….  (saya pernah jadi karawayan, berjualan bakso selama 4 tahun saat sekolah SMA, dari pengalaman 4 tahun jualan bakso, saya yakin saya pahamm soal bakso). Pertama, rasa baksonya menurut saya biasa saja, rasanya kayak daging sapi heheh… ya iyalah namanya bakso sapi, masak iya rasa kambing. Rasa daging sapi yang khas, dengan kekenyalan yang pas dan tentu saja dengan bumbu yang pas membuat bakso ini begitu nikmat di lidah. Buat anda penggemar Bakso berkuah gurih, sebaiknya mengurungkan niat mampir ke Bakso Bom, kuahnya tidak begitu gurih, tetapi justru itulah keunikannya, kuah Bakso Bom tidak menggunakan penyedap rasa. Gurihnya beda guys, gurih kuah bakso bom itu unik banget loh, saya yakin gurih kuahnya berasal dari tulang belulang dan lemak daging yang direndam didalam kuah…. Hehehe… 



Salah satu kekurangannya cuman dikit sih menurut saya, di lokasi outletnya, agak gerah walau sudah ada kipas angin AC-nya. Mungkin dikarenakan ruangan yang cukup sempit dan memasak baksonya juga di dalam ruangan tersebut... atau barang kali pagi itu AC-nya belum dinyalakan, karena saya datang saat outlet baru saja di buka. Hehhe… Ya… silahkan datang dan cobain sendiri ya guys… sekali lagi soal rasa itu soal selera, tetapi lidah saya mengatakan bakso ini enak, dan tidak mengandung penyedap rasa dan formalin atau bahan pengawet, itu yang terpenting. Penasaran? Silahkan mengunjungi langsung Bakso Bom Mas Erwin Cabang Kelapa Gading buka mulai jam 10 pagi hinggal 10 malam setiap harinya.



Minggu, 07 Mei 2017

SINOPSIS FILM - Sory, Sory, Sory.



Sory, Sory, Sory.
Cerita dan Skenario : Endik Koeswoyo


     Di tempat pelatihan kewirausahaan, ABRAM (25 tahun) benar-benar jatuh hati pada INEKE (26 tahun), selidik punya selidik, INEKE adalah pengusaha laundry kiloan yang sedang mengikuti pelatihan di tempat kursus itu, sama seperti ABRAM dan beberapa anak muda disana yang ikut pelatihan kewirausahaan. ABRAM benar-benar terpesona oleh kecerdasan INEKE, oleh kecantikan dan oleh sikap dan perilaku INEKE yang menurutnya 99% perfect. INEKE di mata ABRAM adalah sosok idaman, calon istri yang sempurna, memilik paras cantik, perilaku yang baik, ibadahnya oke, sholat tidak pernah ketinggalan, memakai jilbab dan sudah punya usaha Laundry di beberapa titik di Kota Jakarta.
     Dimata ABRAM, INEKE adalah sosok yang mandiri, pekerja keras dan tentu saja menyenangkan dengan kecerdasannya saat diskusi, bukan hanya soal usaha laundry, tetapi juga soal wawasan, serta INEKE merupakan sosok yang rendah hati, baik dan suka berbagi. Walau INEKE sedikit tertutup dengan kehidupan pribadinya, tetapi ABRAM benar-benar sudah jatuh cinta sama INEKE. ABRAM dengan berbagai cara berusaha mendekati INEKE. Bahkan ABRAM rela jauh-jauh mencucikan bajunya yang kotor ke salah satu outlet Laundry milik INEKE. Ketika diajak makan, atau ngedate, INEKE selalu menolak. Tetapi ABRAM tidak pernah menyerah, dia semakin yakin kalau INEKE adalah sosok perempuan baik, yang menjaga harga dirinya sebagai wanita msulimah.
     SALINA (24 tahun) teman kuliah ABRAM yang juga naksir berat sama ABRAM sampai harus jatuh bangun ngejar ABRAM, tetapi ABRAM yang menganggap SALINA hanya sebatas teman malah menjadikan SALINA teman curhatnya, semua permasalahan dengan INEKE dia ceritakan ke SALINA, hati SALINA hancur lebur, remuk redam. Bahkan Abram meminta bantuan SALINA untuk mencarikan informasi sebanyak-banyaknya tentang INEKE. SALINA tidak mau melakukan itu, dia tidak rela ABRAM yang dia cintai itu menikah denan INEKE. Tetapi ABRAM sudah mantab, sudah menjatuhkan pilihannya sama INEKE. Bahkan ketika orang tua ABRAM meminta ABRAM untuk menikah dengan SALINA, karena SALINA adalah anak yang baik, dan keluarga mereka saling mengenal sejak dulu. ABRAM menolak, dia tidak bisa memaksakan cintanya pada SALINA.
     SALINA yang penasaran, akhirnya mencari tau siapa sebenarnya INEKE. SALINA lalu menceritakan semua yang dia ketahui tentang INEKE, INEKE bukan wanita baik-baik, bahkan menurut SALINA , INEKE dulunya adalah simpanan seorang pejabat kaya. Bahkan INEKE mempunyai seorang anak yang sudah berusaha dua tahun. ABRAM meradang, ABRAM marah besar pada SALINA dan menuduh SALINA memfitnah.
     Masalah semakin rumit ketikan ABRAM tidak lagi mau menemui SALINA, ABRAM malah ngekos didekat rumah INEKE, dia ingin tau kebenaran cerita SALINA. Dan ternyata benar saja, INEKE memang memiliki seorang anak berusia 2 tahun. ABRAM tidak perduli, dia memastikan ke INEKE, siapa sebenarnya INEKE itu? INEKE cerita semuanya, dia dulu waktu masih kuliah memang salah langkah, salah gaul sehingga dia tergiur oleh uang, INEKE tidak menampik apa yang diceritakan SALINA ke ABRAM, semuanya benar. Walaupun semua masa lalu INEKE sudah diceritakan dengan gamblang, ABRAM tetap ingin menikahi INEKE. Abram janji akan menerima INEKE apa adanya. Tetapi di luar dugaan, INEKE tidak menerima pinangan ABRAM. INEKE meminta maaf, dia tidak mau menerima ABRAM, ABRAM terlalu baik buatnya. INEKE hanya sosok manusia penuh dosa yang sedang belajar bertaubat.
ABRAM tidak menyerah dengan penolakan INEKE, dia meyakinkan kedua orang tuanya untuk mau melamar INEKE sebagai bukti keseriusan ABRAM. Bram sempat bertengkar hebat dengan AYAH dan IBUNYA terkait INEKE. Walaupun orang tua ABRAM tidak pernah tau siapa INEKE, tetapi menurut cerita ABRAM, kalau INEKE dulunya adalah simpanan pejabat kaya, Ibu-nya BRAM menolak mentah-mentah. Tetapi ABRAM terus memaksa, dia tetap memaksa ibu dan ayahnya melamar INEKE secara langsung, atau BRAM tidak akan pernah pulang ke rumah, dan menikahi INEKE tanpa restu? Kedua orang tua ABRAM tidak punya pilihan lain. Akhirnya mereka datang ke rumah INEKE, hendak melamar INEKE.
ABRAM dan keluarganya di terima orang tua INEKE, disebuah rumah sederhana, disini INEKE tidak mau kelar menemui ABRAM. INEKE hanya menangis didalam kamarnya. Mewakili INEKE, kedua orang tua INEKE menyampaikan penolakan INEKE. BRAM kali ini putus asa, INEKE memang tidak mau menikah dengan BRAM. BRAM dan keluarganya pulang dengan rasa kecewa.
SALINA mencoba menangkan ABRAM, tetapi ABRAM tidak pernah bisa menerima SALINA, karena menganggapnya sebagai sahabat, sebagai adik. ABRAM memutuskan menemui INEKE, dia hanya meminta satu alasan yang masuk akal, kenapa INEKE menolak BRAM? Apa yang salah dengan ABRAM? Di akhir cerita, INEKE meminta maaf, dia harus jujur, sebenarnya sejak pertama melihat ABRAM, INEKE juga jatuh hati sama ABRAM, tetapi setelah mengetahui siapa ABRAM sebenarnya, INEKE menghapus semua benih-benih cintanya. Satu hal yang tidak bisa dilupakan INEKE adalah masa lalunya, bukan masa lalu yang buruk, tapi sosok pejabat yang menjadi ayah dari anaknya adalah PAK BURHAN, JRENG... ABRAM seperti disambar petir, ketika nama itu disebut INEKE. INEKE meminta maaf, dia harus jujur sejujurnya agar ABRAM tidak penasaran, dan ternyata INEKE dulu adalah mantan simpanan PAK BURHAN, ayah ABRAM. ABRAM tak bisa berkata-kata lagi, INEKE berkali-kali meminta maaf, SORY, SORY, SORY..
      

-- SEKIAN --


KETERANGAN:
Sinopsis ini BELUM diproduksi. Jika anda membutuhkan sinopsis untk film layar lebar atau film televisi silahkan menghubungi saya selaku penulis via email: endikkoeswoyo@gmail.com.


    

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN