twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Sabtu, 31 Maret 2018

Novel Love For Sale by Endik Koeswoyo


SINOPSIS
Jangan sampai salah mempertaruhkan cinta, apalagi pada seseorang yang tidak pernah mencintai kita. Berawal dari taruhan, Richard berani mengubur luka lama akibat cinta. Berawal dari taruhan, Richard bertemu Arini, gadis yang membuatnya keluar dari kamar dan kembali merasakan percik cinta. Arini juga yang membuatnya menang taruhan dari kawan-kawannya. Berawal dari taruhan, Richard mengalami episode paling berwarna dalam hidupnya. Hingga dia sadar tidak ada yang dapat membeli cinta. Cinta Arini tak ternilai baginya. Taruhan itu mengubah hidup Richard selamanya.
“Ketika siap mencintai, jangan lupa untuk
siap melupakan.Karena cinta itu abadi,
tapi hubungan antarmanusia tidak.” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale
“Dalam
urusan cinta, yang namanya sayang
emang paling susah dilupakan, cara
melupakan mantan yang paling
gampang adalah mencari pengganti
mantan...” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale



“Jatuh cinta seharusnya
terjadi di antara dua belah pihak, akan
tetapi sering kali jatuh cinta terjadi
sepihak saja. Perih.” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale
“Menghadapi perempuan itu musti banyak
mendengar, kasih kesempatan mereka bicara panjang.
Karena pada dasarnya perempuan itu minta didengar,
seneng diperhatiin.” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale

“Menua bersama,
kemudian terus jatuh cinta pada orang
yang sama, begitu semestinya.” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale

“Cinta akan datang
sendiri jika kau selalu mencinta, jangan
pernah meminta pada cinta.” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale

“Sendiri memang
membuatmu bahagia. Tapi bila berdua,
aku dan kamu, bahagianya paripurna.” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale

“Mencintai adalah
pekerjaan yang berat dan penuh risiko karena selalu
melibatkan perasaan, tapi kukira, mengambil risiko tak
pernah ada salahnya.” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale

“Tidak banyak alasan kenapa
aku menyukaimu, yang jelas begitu banyak rasa rindu di
hatiku ini hanya kepadamu. Kau laksana matahari bagiku,
menghangatkan kala pagi, dan begitu indah kala sore,
dan ketika malam, aku merindukanmu,” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale

“Mencintai
adalah persoalan membangun, membawa selalu ke dalam
hal-hal yang baik. Jika yang satu sedang sedih, yang lain
akan menjadi penghibur. Jika yang satu sedang berada
di bawah, yang lain akan berfungsi menggendong.” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale

“Pelajaran pertama dari salat
lima waktu adalah tepat waktu,” 
― Endik KoeswoyoLove For Sale

Endorsement
“Sebuah kisah yang menghibur dan romantic ....”
Sefryana Khairil,  penulis Almost is Never Enough.
“Kisah yang unik.”
Mel Ara, Content writer, penulis Cerita Cinta Dunia Maya.
“Novel ini seperti sweet escape buat aku! Seriously, bacanya bikin lupa penat and macet. Keren!”
Tisa TS, penulis skenario.
“.... menarik— sekeras apa pun kita menduga-duga, tetap saja ada yang tak terduga.”
Agus Noor, sastrawan.
“Film 'Love For Sale' masih ngebekas sampai sekarang. Kesepian Richard, keintiman Richard dan Arini, dan perasaan-perasaan di antara keduanya. Saya rasa gak berlebihan kalau saya bilang film ini salah satu film romance terbaik yang indonesia punya.”
— Bernard Batubara
“Selalu suka premis cerita yang nggak (terlalu) lazim. Dari awal liat trailernya udah penasaran & tertarik nonton. Hasilnya secara keseluruhan: suka. Bittersweet, seger, dan bikin penonton bisa ikut berempati sama karakter utama, Richard. Rasa kesepian dia nyampe banget ke penonton. Suka sama celetukan-celetukan seger dan lucu yang dilontarkan Richard & karyawan-karyawannya.”
Stephany Josephine https://thefreakyteppy.com



Selasa, 13 Februari 2018

Mie Ayam Mantan Level Cemburu



Sinopsis FTV SCTV
MIE AYAM MANTAN LEVEL CEMBURU


Ide Cerita 
Dede Hartini

Penulis Skenario
Endik Koeswoyo




     Seorang Mahasiswi nekad nyelonong keluar kelas sewaktu Dosen sedang fokus menulis di papan tulis hanya karena perut lapar yang tidak tertahankan. Namanya Olip (19 tahun), cewek agresif ini memilih mencari makanan di luar karena kantin rawan dipergoki asisten Dosen yang suka mengadu. Diantara jajanan kaki lima yang ada, Olip memilih Mie Ayam Setan yang terpampang jelas di depan gerobak roda. Tampak mengantri tapi itu tidak masalah karena Olip mengklaim mungkin makanannya memang sangat enak.
     Si pedagang tampak jantungan saat meletakan seporsi mie ayam di meja Olip yang ternyata adalah mantannya. Untung Olip lagi sibuk ngobok-ngobok ranselnya mencari ponsel sehingga membiarkan si pedagang berlalu begitu saja. Ivan (21 tahun) merasa was-was karena Olip yang semakin cantik bakal menertawakan habis-habisan dirinya yang hanya tukang mie ayam keliling. Mereka putus saat masih di bangku SMA karena hal sepele, setelah berebut gorengan yang tinggal satu kantong lagi di kantin. Sementara rasa lapar mengubah keduanya jadi harimau tak berperasaan. Cinta jadi benci pun terjadi. Maklum, Ivan sejak dulu memang dikenal pintar-pintar bodo, bahkan cenderung culun dan cupu, walau sebenarnya Ivan ganteng, tetapi ia sering minder gara-gara hidup miskin.
     Hari itu, Olip berteriak kepedasan saat mie ayam langsung dijejalkan ke mulutnya sendiri saking laparnya. Dia pun melabrak si pedagang yang ternyata adalah Ivan mantannya yang super culu. Oleh ngomel-ngomel, dia nggak tau, pokoknya Ivan harus jaga image Olip. Olip nggak mau ketahuan temen-temen kuliahnya kalau dia pernah pacaran sama Ivan yang super culun, cupu, bego, apalagi sekarang jualan mie ayam begini. Harga diri dan ketenanaran Olop di kampus bakalan habis seketika. Ivan yang didamprat Olip hanya bisa memilih diam. Bahkan Olip dengan kejemnya ia tidak mau membayar sekaligus menertawakannya habis-habisan si Ivan yang masih tampak culun dan kuper.
     Di lain waktu, di rumahnya terdengar suara dentingan mangkuk khas pedagang mie ayam. Mama Tina (40 tahun) menyuruh anaknya untuk membelikannya ke depan, Olip justru mengusirnya setelah tau itu adalah mie ayam Ivan mantannya. Ia masih kesal karena tadi salah memesan mie ayam pedas level 10. Sementara itu Mama Tina justru menahan si pedagang karena alasan sudah langganan dan mie ayamnya sangat enak, walau penjual baru tapi mienya enak banget. Karena tau itu adalah rumah Olip, sekalian saja Ivan nagih uang mie ayam yang tadi tidak dibayar anaknya tante Tina. Mereka pun asyik berdua membicarakan kisah haru Ivan yang membiayai kuliahnya seorang diri.Tante Tina malah seneng banget dan langsung akrab sama Ivan, ia bangga dengan Ivan yang mau berjuang keras, nggak kayak Olip anaknya yang super manja.
     Sementara Olip memilih hangout bersama seorang temannya yaitu Ratna (19 tahun) yang kuliah di jurusan bisnis berbeda dengan dirinya ekonomi. Olip keceplosan menceritakan semua pertemuan dan sejarah Ivan mantannya pada sahabatnya itu di kafe sambil menunggu gebetan mereka masing-masing. Ratna menertawakan Olip habis-habisan. Sampai akhirnya Erik (23 tahun) dan Lubis (25 tahun) adalah saudara sepupu yang sudah lulus S1 dan melanjutkan usaha properti milik keluarga besarnya.
     Sementara itu, di rumahnya, Ivan marah-marah sama Vani (17 tahun) adiknya yang masih sma itu karena ia ketahuan pacaran sama cowok yang lebih dewasa, bahkan pacar Vani itu sudah lulus kuliah. Vani cuek aja, malah bilang kalau kakaknya juga pacaran sama Tante Tina, beberapa kali Vani lihat Ivan ngobrol didepan rumah Tante Tina. Ivan jadi nggak berkutik, karena ia memang cukup dekat dengan Tante Tina, mamanya Olip.
     Suatu hari, Olip dan Ratna bersama Erik dan Lubis kekasih mereka sebenarnya berencana akan pergi jalan-jalan namun di pertigaan komplek mobil mereka nyaris menabrak pejalan kaki yang ternyata adalah Vani. Yang bikin rumit, Vani ternyata selingkuhan Erik. Adiknya Ivan itu dengan beraninya mengetuk jendela mobil. Vani langsung melotot kaget dan tidak percaya begitu melihat Erik pacarnya sedang bersama cewek lain. Vani langsung memarahi cowok itu. Tapi Erick berhasil ngeles dari Ratna dan Olip, dengan berdalih dan menganggap Vani itu sebagai cewek stress. Tapi Olip curiga, karena dia sering lihat Vani jalan lewat konplek rumahnya, kayaknya kenal deh. Tapi Eric sambil memacu mobilnya pergi mengatakan kalau cewek stress itu emang sering keliling komplek.
     Awalnya Olip percaya begitu saja tapi semuanya luntur saat dirinya memergoki Erik yang malah berkenalan dengan cewek lain setelah ijin pergi ke toilet. Sejak itu Olip memutuskan hubungannya dan pulang seorang diri. Di jalan dirinya digoda oleh dua orang pemabuk dan nyaris diculik sebelum seseorang datang menolongnya. Ivan mengorbankan gerobaknya yang jatuh ditendang preman demi menyelamatkan Olip, padahal sudah sering kali dihina-hina. Sementara Erik yang dibangga-banggakan justru mengkhianatinya. Olip pun mengobati luka lebam di wajah mantannya itu sebagai tanda terimakasih sekaligus rasa bersalah atas sikapnya selama ini dan tak tega karena dia mengalami kerugian. Bu Tina yang mengetahui Ivan terluka langsung khawatir dan heboh sendiri.
     Olip menceritakan masalahnya pada sang mantan hingga merasa nyaman dan benih-benih cinta yang sempat mati pun tumbuh kembali bagai disirami perhatian-perhatian kecil dari Ivan. Keduanya pun sering menghabiskan waktu bersama sampai suatu ketika saat berkunjung ke rumah Ivan setelah membantu berjualan, Vani adiknya Ivan tiba-tiba saja melabrak Olip dan menuduh kalau dia telah merebut kekasih sekaligus kakaknya. Olip menjelaskan semuanya tapi gadis labil itu tidak mau mengerti kecuali Ivan.
     Ketika di kampus Olip tidak sengaja memergoki dan mendengarkan pembicaraan Lubis bersama Erik yang menyinggung soal Ratna. Ternyata selama ini mereka sama-sama kadal terbukti dari ucapan Lubis yang bertujuan memeras harta milik Ratna. Olip mengadukan hal ini pada sahabatnya tapi Ratna tidak mempercayainya, justru dia menuduh jika Olip hanya berusaha merusak hubungan mereka karena iri telah putus.
     Aksi Lubis berjalan lancar saat dirinya acting seperti orang yang kesusahan demi meminta pertolongan berupa uang pada Ratna dengan alasan untuk biaya modal usahanya yang mengalami kebangkrutan. Tidak tega melihat rengekan orang yang dicintainya, Ratna pun meminjamkan sejumlah uang dalam nominal besar pada Lubis. Ratna merasa semakin empati dan berniat mengantarkan makanan ke kantor kekasihnya itu dan begitu masuk ke ruangan langsung menjatuhkan kotak makanan begitu mendapati kekasihnya sedang selingkuh bersama asisten pribadinya yang seksi. Atas kejadian itu, Ratna menangis di pelukan sahabatnya Olip untuk meminta maaf karena tidak pernah percaya dan sekalian mencurahkan hati.
     Pada minggu yang sama pun Vani pergi ke rumah teman sekelasnya untuk kerja kelompok namun yang Ia temukan adalah mantan kekasihnya, Erik sedang menyambangi perempuan yang merupakan kakak kandung dari teman sekelasnya itu. Vani baru menyadari bahwa cowok itu play boy dan sebagai rasa bersalahnya Ia segera meminta maaf pada Olip dan sebagai tanda pertemanan dirinya sangat merestui hubungannya dengan sang kakak, Ivan.
     Akan tetapi masalah muncul ketika Olip mengetahui kalau Mamanya ternyata dekat dengan Ivan. Bahkan Olip curiga, mamanya sering mengajak Ivan jalan-jalan ke Mall. Bahkan Ivan dibelikan baju-baju bagus. Olip putus asa, Mamanya yang janda sepertinya jatuh hati sama Ivan. Akan tetapi akhirnya Tante Tina jujur, dia melakukan ini semua, agar Olip mau deket lagi dengan Ivan,walau cupu, Ivan itu jujur dan aslinya ganteng. Olip bahagia.
     Mereka bertiga termasuk Ratna turut kompak dalam rencana membeberkan akal bulus dan sifat asli Erik dan Lubis pada perempuan terbaru mereka yang merupakan saudara dari teman Vani sebelum menjadi korban. Mereka pun berhasil, setelah itu Vani dan Ratna membiarkan Ivan berkesempatan untuk menyatakan perasaannya pada Olip. Dan cewek itu pun bersedia kembali balikan setelah Ivan berhasil melalui tantangannya untuk makan mie ayam level 10 sebagai balas dendam unyu-unyu.

--   SEKIAN-

CICILAN CINTA TUKANG KREDIT



SINOPSIS FTV SCTV
CICILAN CINTA TUKANG KREDIT



Ide Cerita 
Farah Frastia
 
Penulis Skenario
Endik Koeswoyo



Akhir-akhir ini, Cinta (24 tahun) merasa tokonya sepi pembeli. Setelah diselidiki, ternyata ada tukang kredit keliling yang menjual alat-alat kebutuhan rumah tangga dengan harga murah dan cicilan ringan. Namanya Ilham (24 tahun). Wajah ganteng dan sikap ramah Ilham semakin membuat orang-orang berpaling dari toko Cinta ke Ilham, terutama para gadis dan ibu-ibu.
Bu Asih (48 tahun), ibu Cinta, meminta Cinta merubah sikapnya agar lebih ramah. Sebab selama ini orang-orang sering menggunjing perihal sikap jutek Cinta. Cinta juga terkenal galak, terutama kepada pembeli yang tidak membayar utang lebih dari tiga hari. Saking galaknya, Cinta sampai dijuluki SinCan alias Singa Cantik.
Tapi Cinta merasa bukan sikap juteknya yang membuat tokonya sepi. Nyatanya selama ini tokonya tetap laris meski dia jutek. Cinta yakin kalau tokonya sepi karena Ilham berjualan di kampungnya. Karena itu, ia melakukan berbagai cara agar Ilham berhenti berjualan di kampungnya.
Cinta bersekongkol dengan sekelompok anak kecil untuk mengerjai Ilham. Saat Ilham lewat, Cinta pura-pura sakit kepala dan hampir pingsan. Ilham menghentikan motornya dan menolongnya. Di saat yang sama, anak-anak kecil yang sejak tadi bersembunyi keluar dari tempat persembunyian dan buru-buru menaruh segerombolan tikus ke dagangan Ilham. Setelah selesai, mereka kembali ke tempat persembunyiannya. Berbarengan dengan itu, Ilham menawari Cinta untuk mengantarnya pulang. Cinta langsung menolak dan bilang kalau kepalanya sudah tidak pusing lagi. Ia buru-buru pergi dari hadapan Ilham.
Dari kejauhan, Santi (20 tahun) yang tak sengaja melihat kejadian itu merasa cemburu. Dia menemui Cinta untuk melabraknya. Santi menuduh Cinta berpura-pura sakit demi menarik perhatian Ilham. Cinta mengelak dan bilang kalau Ilham bukan tipenya. Tapi Santi tidak percaya. Dia memperingatkan Cinta untuk menjaga jarak dengan Ilham. Jika tidak, Santi akan membocorkan rahasianya. Cinta menanggapinya sinis. Baginya, tanpa ancaman itupun dia tidak akan mendekati Ilham.
Sementara itu, Ilham melanjutkan perjalanannya dan berhenti di salah satu rumah warga. Sekelompok ibu-ibu yang sudah menunggu langsung mengerubunginya. Saat memilah-milah barang, segerombolan tikus keluar dan merembet ke tubuh ibu-ibu. Sontak mereka berteriak histeris dan berlari kelimpungan. Ilham merasa ada seseorang yang berusaha menjatuhkan imejnya, tapi tidak tahu siapa.
Kabar soal segerombolan tikus di dagangan Ilham menyebar cepat di kampung dan sampai juga di telinga Cinta. Cinta kegirangan dibuatnya. Dia yakin orang-orang tidak akan membeli dagangan Ilham lagi setelah kejadian tersebut. Dengan begitu tokonya akan laris kembali.
Tapi dugaannya salah. Tokonya tetap sepi, bahkan sejak pagi hingga sore belum ada satu pun pembeli yang datang ke tokonya. Cinta yang penasaran langsung menyelidikinya. Alangkah terkejutnya Cinta melihat gerombolan ibu-ibu mengerubungi dagangan Ilham. Cinta mencoba mempengaruhi mereka agar tidak membeli dengan mengatakan bahwa dagangannya jorok. Tapi mereka tidak mempedulikan Cinta. Mereka bilang kalau mereka sudah tahu bahwa Cinta lah yang menyuruh anak-anak kecil untuk menaruh tikus ke dagangan Ilham. Cinta mengelak tuduhan tersebut. Namun Ilham menunjukkan sebuah rekaman video saat Cinta mengobrol dan membayar anak-anak kecil yang sudah membantunya mengerjai Ilham. Cinta terkejut. Rupanya Santi membuntuti Cinta dan secara sembunyi-sembunyi merekam kejadian tersebut. Cinta tidak bisa mengelak lagi. Daripada malu, Cinta memilih pulang ke rumahnya.
Ilham menyusul Cinta menggunakan motornya. Dia bertanya mengapa Cinta berusaha menjatuhkan imejnya. Cinta bilang kalau dia tidak suka Ilham karena semenjak dia berjualan di kampungnya, tokonya menjadi sepi. Ilham membela diri dan bilang kalau rezeki setiap orang berbeda-beda. Tapi Cinta tetap menyalahkan Ilham dan mengancam akan melakukan hal yang lebih ekstrim lagi jika Ilham nekad berjualan di kampungnya.
Suatu hari, dalam perjalanan pulang usai menarik setoran, beberapa kali motor Ilham mengeluarkan bunyi letupan yang cukup keras. Lalu di tengah jalan, motornya tiba-tiba berhenti mendadak. Mobil angkot yang berada persis di belakangnya kehilangan kendali dan menabrak pohon. Sopir dan beberapa penumpang mengalami luka-luka sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Sebagai pertanggungjawaban, Ilham membiayai seluruh pengobatan mereka.
Sepulang dari rumah sakit, Ilham membawa motornya ke bengkel. Menurut si tukang bengkel, ada seseorang yang sengaja membocorkan olinya sehingga mesin motor mengalami kerusakan dan mati mendadak. Pikiran Ilham langsung tertuju pada Cinta. Ilham ingat saat Cinta mengancam akan melakukan hal yang lebih ekstrim jika ia nekad berjualan di kampungnya.
Ilham menemui Cinta dan mengatakan bahwa tindakannya sudah keterlaluan karena mengancam nyawa orang lain. Tapi Cinta mengelak tuduhan tersebut. Dia bahkan berani bersumpah dan berjanji akan membuktikan kepada Ilham kalau bukan dia pelakunya. Tapi Ilham tidak percaya. Dia sudah terlanjur membenci Cinta.
Sudah beberapa minggu ini Ilham tidak berjualan di kampungnya. Santi bilang ke semua orang bahwa Cinta lah yang menyebabkan Ilham berhenti berjualan di kampung mereka. Orang-orang semakin membenci Cinta. Saat ibu-ibu lewat di depan tokonya, mereka memandang Cinta dengan tatapan sinis sembari menyindir soal tindakannya kepada Ilham. Cinta merasa sedih. Bukan karena sindiran itu, tapi karena kesalahpahaman itu membuat Ilham membencinya.
Meskipun Ilham tidak jualan lagi di kampungnya, toko Cinta tetap sepi. Imej buruk Cinta membuat orang-orang ogah membeli di tokonya dan memilih untuk membeli di toko lain, meskipun harganya lebih mahal. Kondisi ekonomi keluarga Cinta pun memburuk. Bu Asih bahkan berniat menjual tokonya lantaran sudah tidak menghasilkan uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Suatu hari, Bu Asih datang menemui Pak Bahrun (50 tahun) untuk membicarakan perihal perjodohan Cinta dengan anaknya, Daniel (25 tahun). Bu Asih merasa perjodohan tersebut bisa menjadi jalan keluar dari permasalahan ekonomi keluarganya. Pak Bahrun adalah saudagar kaya di kampung tersebut. Sementara Daniel adalah seorang PNS. Masa depan Cinta terjamin jika ia menikah dengan Daniel. Dia dan Cinta tidak perlu pusing lagi mencari uang.
Cinta merasa galau. Dia tidak mencintai Daniel, tapi tidak enak hati jika harus menolak perjodohan tersebut. Bagaimanapun, keluarganya banyak berutang budi kepada keluarga Pak Bahrun. Lima belas tahun yang lalu, saat keluarganya jatuh miskin, Pak Bahrun lah yang menolong mereka. Beliau mengizinkan ia dan ibunya tinggal di salah satu rumah kontrakan miliknya secara gratis. Tidak hanya itu, Pak Bahrun juga memberikan modal untuk mendirikan toko kelontong kecil-kecilan sehingga Cinta dan ibunya bisa memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di tengah kegalauannya, Doni (27 tahun) tiba-tiba mendatangi Cinta di tokonya. Doni yang putus asa karena cintanya ditolak Santi akhirnya membeberkan kalau dialah yang membocorkan oli motor Ilham. Doni mengaku melakukan hal tersebut lantaran cemburu pada Ilham yang telah merebut Santi darinya. Ia pun berusaha menyingkirkan Ilham dari kampung tersebut. Tapi usahanya sia-sia. Meski Ilham tidak berjualan lagi di kampungnya, Santi tetap menolak cintanya. Doni menyesal dan merasa bersalah karena Cinta menjadi kambing hitam atas perbuatannya. Dia mendatangi Cinta untuk meminta maaf. Cinta memaafkan Doni dengan syarat ia harus mengumpulkan seluruh warga dan membuat pengakuan di depan mereka. Doni mengiyakan.
Setelah mendengar pengakuan Doni, orang-orang kampung tidak lagi bersikap sinis kepada Cinta. Bahkan toko Cinta kembali laris. Cinta senang karena ekonomi keluarganya membaik. Itu artinya, dia tidak harus menikah dengan Daniel. Namun di sisi lain, Cinta merasa sedih karena kebenaran terungkap setelah Ilham pergi. Dia takut Ilham akan membencinya seumur hidup.
Suatu hari, Ilham datang ke kampung itu. Ia berhenti di salah satu warung dan menghampiri gerombolan ibu-ibu yang sedang mengobrol. Mereka terkejut melihat penampilan Ilham yang berubah drastis. Ilham tak lagi menggunakan motor tua yang sudah bobrok, melainkan mobil mewah. Cara berpakaiannya juga jauh lebih keren dari biasanya. Ilham lalu menjelaskan bahwa sebenarnya dia adalah mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tentang tukang kredit harian. Ia kembali ke kampung tersebut untuk berterima kasih kepada semua orang yang sudah mendukungnya selama menjadi tukang kredit.
Saat mengobrol, salah seorang ibu di warung tersebut memberitahu Ilham bahwa pelaku yang membocorkan oli motornya bukan Cinta, melainkan Doni, cowok yang menaksir Santi. Ilham seketika merasa bersalah dan pergi ke toko Cinta untuk meminta maaf.
Cinta terkejut melihat kedatangan Ilham. Sebelum Ilham menjelaskan maksud kedatangannya, Cinta buru-buru menjelaskan bahwa bukan dia yang membocorkan oli motornya, melainkan Doni. Ilham tertawa dan bilang kalau dia sudah tahu. Dia minta maaf kepada Cinta karena sudah menuduhnya tanpa bukti. Cinta juga meminta maaf karena pernah mengerjainya waktu itu.
Sebagai permintaan maaf, Ilham mengajak Cinta makan di warung bakso. Santi yang melihat kedekatan keduanya marah besar. Dia membocorkan rahasia terbesar Cinta yang selama ini hanya diketahui olehnya, yakni soal identitas ayah kandungnya. Pak Budi (50 tahun), ayah kandung Cinta, adalah tersangka kasus penipuan dan penggelapan dana calon jemaah umroh dan hingga saat ini masih dipenjara. Kabar tersebut menyebar cepat di kampungnya. Orang-orang mulai menggunjing dan menjauhi Cinta serta ibunya. Cinta dan ibunya merasa sangat terpukul. Mereka memutuskan untuk pergi dari kampung tersebut dan kembali ke Jakarta.
Seminggu kemudian, Ilham datang lagi ke kampung itu dan berniat menemui Cinta. Namun ketika sampai di rumahnya, rumah tersebut sudah kosong. Salah seorang tetangga memberitahu Ilham bahwa Cinta dan ibunya sudah pergi dari kampung tersebut beberapa hari sebelumnya. Ilham bertanya kemana Cinta pergi, namun si tetangga tidak tahu. Ilham menyelidiki alasan Cinta pergi dari kampung tersebut. Berkat informasi dari salah seorang ibu, Ilham akhirnya tahu bahwa Cinta pergi karena di-bully oleh tetangga sekitarnya lantaran ayahnya seorang narapidana.
Tiga bulan berlalu, Cinta dan Bu Asih menjemput Pak Budi yang telah menuntaskan masa kurungannya. Saat menuju tempat parkir, Cinta dikejutkan dengan kedatangan Ilham. Rupanya, Ilham sudah tiga bulan berada di Jakarta untuk mencari Cinta. Ilham mencari informasi kapan dan dimana Pak Budi keluar dari penjara. Ilham yakin Cinta akan menjemput ayahnya sehingga mereka bisa bertemu. Cinta berlari dan berusaha menghindar dari Ilham lantaran malu memiliki ayah mantan narapidana. Tapi Ilham berhasil menangkapnya. Cinta heran mengapa Ilham mengorbankan waktu hanya demi menemuinya. Ilham bilang kalau dia mencintai Cinta. Tapi Cinta tidak yakin Ilham akan menerima keluarganya yang mantan narapidana. Ilham terus meyakinkan Cinta bahwa ia menerima apapun kondisi keluarganya. Cinta pun luluh. Mereka memutuskan untuk jadian.
 
-SEKIAN-


KREDIVO

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN