Recents in Beach

http://www.endikkoeswoyo.com/

Media Rilis : SAY I LOVE MOVIE

Poster Say I Love You Movie


JAKARTA (19/12) - SAY, I Love You (Say ILY) merupakan film produksi Multi Buana Kreasindo (MBK). Kali ini ensembel bintang-bintang remaja menjadi salah satu daya pikatnya. Nama-nama seperti Dinda Hauw, Teuku Ryzki, Alvaro Maldini atau biasa dipanggil Aldi -- dua nama terakhir merupakan mantan vokalis Coboy Junior (CJR). Juga Rachel Amanda, Nadira Octova, Shenina Cinnamon, merupakan deretan pemain di film drama romantis inspiring by true event ini.
Film Say, I Love You terinspirasi dari kehidupan sekolah SMA Selamat pagi Indonesia (SPI) di Batu Malang. SPI menerima siswa dari manapun, dengan berbagai latar suku, agama dan status sosial. Tapi kebanyakan memang dari kalangan tak mampu. Say, I Love You bercerita tentang cinta yang menginspirasi siswa-siswa SPI membuat langkah besar dalam hidup mereka.

Nama-nama seperti Sheren, Sayydah, Olfa, Dilla, Robet, Ridwan, Vira, Rustam merupakan tokoh dan karakter yang eksis sampai saat ini. Nama-nama mereka yang mewarnai kehidupan SMA Selamat Pagi, di film diperankan Dinda Hauw dan kawan-kawan. Kisah inspiratif mereka, cinta dan romantisme yang mereka alami di SMA Selamat Pagi diskenariokan Alim Sudio dan Endik Koeswoyo. Itu sebabnya, MBK menyebut Say, I Love You sebagai film inspired by true event.
Say, I Love You, bagi siswa-siswa SPI sesungguhnya seperti mantra yang luar biasa inspiratif. Tokoh-tokoh seperti Sheren, Sayydah, Dilla, Robet, saling menguatkan dan memotivasi lewat mantra ‘Say, I Love You’ ini. Mantra ini pula yang mampu memberi kebanggaan siswa-siswa SPI saat ini. Say, I Love You juga menjadi mantra pendirinya, Julianto atau Koh Jul yang berkorban meninggalkan keluarga agar sekolah ‘kandang ayamnya’, memiliki kebanggaan. 
Pada Rabu (19/12), Multi Buana Kreasindo bersama High Desert Indonesia merilis trailer dan poster resmi film Say, I Love You. Trailer berdurasi 2 menit 27 detik memperlihatkan perjuangan pengelola sekolah menghadapi bengalnya siswa-siswa SMA SPI.  Tak mudah menghadapi problem sekolah yang juga melarang siswanya pacaran. 


Menyaksikan trailer film Say, I Love You seperti merasakan realita anak-anak SMA dengan segala kebandelan, kebrengsekan maupun keceriaan mereka di sekolah. Namun yang unik dari Say, I Love You adalah perjalanan cinta Sheren dan Robet. Keduanya saling jatuh hati tapi sulit menghadapi kenyataan, bahwa sekolah akan menghukum mereka yang pacaran. Romantisme keduanya seperti pemantik api yang tak mudah dinyalakan. 
Sementara poster film Say, I Love You memperlihatkan atmosfer keglamouran. Ini untuk memperlihatkan salah satu cerita sukses SMA SPI. Mereka berhasil membuat cerita, koreografi dan pertunjukan panggung Blaze of Glory. Pertunjukan panggung sebagai unjuk kemampuan dan kebanggan mereka. Selama bertahun Blaze of Glory dikemas menjadi pertunjukan rutin secara komersial dan dipertontonkan secara khusus bagi tamu-tamu yang berkunjung ke kota Batu, Malang.
Keceriaan, kebahagiaan dan romantisme cinta menjadi tonalitas yang tergambarkan di poster film Say, I Love You. Kesemua elemen ini yang menjadikan Say, I Love You seperti satu tarikan nafas dengan kehidupan siswa-siswa SMA Selamat Pagi Indonesia. Bahwa cinta yang menjadikan mereka berubah.Nah penasaran kan? Pengen tahu betapa romantis dan gilanya masa-masa SMA, so nantikan jadwal rilis Say, I Love You!
(MBK/HDI)


Catatan Produksi: (Sahrul Gibran)
FILM Say I Love You ini disiapkan cukup lama, hampir 4 tahun. Pemilihan cerita, penguatan karakter, pilihan lokasi syuting, serta penentuan pemain menjadi pertimbangan penting. Tidak mudah memenuhi selera kekinian penonton. Butuh waktu bagi Multi Buana Kreasindo (MBK) bisa mewujudkan film remaja dengan tema cinta yang menyentuh, inspiratif dan menghibur. MBK sadar bahwa esensi karya film adalah mampu menghibur penontonnya.
“Kali ini lebih ke cerita anak muda. Tentang hakikat cinta. Love story-nya lebih romantis,” tambah Sahrul Gibran, produser film. Film Say, I Love You terinspirasi dari peristiwa nyata yang pernah terjadi atau inspired by true event. Semua pelaku yang dituturkan di film ini masih eksis. Begitu juga sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) yang kerap terekspose sebagai sekolah vokasi yang mendidik muridnya menguasai ketrampilan secara praktis. 
Say I Love You disutradarai Faozan Rizal yang pernah terlibat di film-film box-office seperti Get married, Ayat-ayat Cinta, Habibie & Ainun, Soekarno, Hijrah Cinta, Perahu Kertas, Kartini, Sultan Agung. Dari karya film Faozan Rizal, rumah produksi MBK meyakini bahwa Say, I Love You akan memberikan hiburan yang berbeda. Kisah cinta anak muda dengan latar sekolah buat anak tak mampu, menjadi cerita yang tidak saja menyentuh, tapi sangat memungkinkan menghadirkan adegan-adegan segar penuh kelucuan.  
Pemain yang terlibat merupakan bintang-bintang muda yang menjadi idola penonton film saat ini.  Dipadukan pemain-pemain populer seperti Verdi Solaiman, Teuku Rifnu Wikana, Olga Lydia, Butet Kartaradjasa. Uniknya, ensembel karakter Say, I Love You, memiliki bobot peran yang sama. Menurut Bang Pao, panggilan akrab Faozan Rizal, bahwa tidak mudah menghidupkan karakter yang semuanya memiliki cerita penting. 
Tantangan lain produksi film Say, I Love You adalah menghadirkan chemistry yang pas buat Dinda Hauw dan Alvaro Maldini, tokoh Sheren dan Robet. Kisah romantis keduanya harus mampu memikat emosi penonton. Keduanya juga harus tampil adorable. Pembuat Say, I Love You berharap penonton jatuh hati pada kedua karakter ini. Begitu juga tokoh Julianto Eka Putra, pendiri sekolah yang biasa dipanggil Koh Jul, harus mampu menyentuh emosi penonton. Julianto  memilih tidur di sekolah ketika sadar ia telah lalai mengurus sekolah dan anak didiknya.
Say, I Love You lengkap dalam mengemas film. Sedih dan keceriaan anak muda, bikin baper (terbawa perasaan) untuk untuk romantisme cinta mereka, menyentuh, inspiratif, juga nilai-nilai persahabatan. “Tidak mudah memenuhi selera penonton film Indonesia yang selalu berubah. Tapi MBK memilih konsisten dalam memproduksi film-film pendidikan yang menghibur,” jelas Sahrul Gibran. Kapan Say, I Love You bisa dinikmati di bioskop? Rumah produksi MBK berencana merilis produksinya pada Februari 2019. (MBK)

Catatan Sutradara: (Faozan Rizal)
SEDERHANA saja sebenarnya, saya hanya ingin mengajak kita semua untuk tidak takut punya impian besar. Juga untuk mencintai dengan tulus, tanpa mengharapkan apa-apa, murni hanya memberi tanpa meminta. Seperti cinta Koh Jul terhadap anak-anak yatim piatu di SMA Selamat Pagi Indonesia, sebuah sekolah yang didirikan juga dengan impian besar akan pendidikan gratis untuk seluruh anak-anak Indonesia dengan segala bentuk permasalahan yang cukup kompleks.

Catatan Penulis:
Alim Sudio
Saya menikmati semua prosesnya, dari mulai riset dan hunting ke kota Batu, Malang, semuanya berproses dengan asyik karena setiap orang yang terlibat punya passion yang sama dan keinginan untuk berbagi kisah yang jujur, tanpa ditutup-tutupi.

Endik Koeswoyo
Terkadang kita selalu berpikir cinta itu rumit, tapi kenyataanya, cinta itu sering kali sederhana, Setiap remaja pasti punya kisah cinta, hanya saja dalam Say I Love You, kisah cintanya beda, cinta yang sarat makna. Banyak hal unik, banyak hal-hal sederhana yang tersaji dengan sendirinya, ngalir begitu saja. Melalui riset dan pengembangan yang cukup lama, akhirnya kisah cinta dan cita-cita anak-anak SMA Selamat Pagi Indonesia ini bisa tersaji menjadi sebuah film. Saya pribadi sangat bersyukur, ketika hasil riset dan penelitian menjadi sebuah sinopsis, Alim Sudio bersedia membantu saya menuliskan ceritanya.
Ini bukan sekedar kisah cinta antara Sheren dan Robert atau Dilla dan Wayan, ini kisah cinta banyak orang, ini kisah cinta remaja SMA, dan bisa jadi kisah cinta dalam film ini begitu dengan dengan kita. Satu hal yang ingin saya tekankan, “Mendapatkan cinta itu tidak mudah, tetapi pada kenyatannya, lebih sulit mempertahankan cinta itu sendiri.”


SINOPSIS

It's another kind of love story
Based on their incredible true story

Say, I Love You
Saat cinta tak lagi sekadar milik berdua,
Cinta memiliki maknanya yang lebih indah


Sheren (Dinda Hauw) tidak hanya mengejar mimpinya, tetapi dia juga berjuang demi cinta. Sheren adalah seorang yang energik, penuh ide dan penuh harapan yang diam-diam dikagumi Robet (Alvaro Maldini) yang adalah seorang pemuda yang tengil dan selalu bikin masalah.

Bersama dengan Sayydah, Olfa, Yohana, dan Ridwan, Sheren mencoba membangun kembali reputasi sekolah mereka sehingga sekolah lain tidak akan meremehkan mereka. Sheren punya ikatan yang kuat dengan sekolah yang telah memberinya sejuta impian dan harapan. Sayang, tidaklah mudah bagi Sheren maupun Robet untuk memperjuangkan cinta mereka. Karena aturan ketat yang diberlakukan oleh sekolah.


(Synopsis in English)

Sheren (Dinda Hauw) is not only chasing her dreams, but she is also fighting for love. Sheren is an energetic, full of ideas and hopes young lady, secretly admired by Robert (Alvaro Maldini) who is an ignorant and troubled young man.

Hand in hand with Sayydah, Olfa, Yohana, and Ridwan, Sheren tries to rebuild their school's reputation so other schools will not underestimate them. Sheren has developed a strong bond with a school that has given her a million dreams and hopes. Sadly, this is not an easy battle for Sheren and it is even harder to love Robert back due to strict rules imposed by the school.

 (MBK)



Pemain:
Verdi solaiman (Koh Jul)
Dinda Hauw (Sheren)
Alvaro Maldini Siregar  (Robet)
Rachel Amanda (Sayydah)
Teuku Ryzki (Ridwan)
Nadira Octova (Olfa)
Amy Namira (Yuni)
Shenina Cinnamon (Dilla)
Ashilla Zahrantiara (Yohana)
Matthew Marcellino (Tanto),
Shania Aryanto (Vira)
Ibnu Rahim (Rustam)
Yosie Kristanto (Wayan)
Olga Lidya (Yenni - istri Koh Jul)
Butet kertarejasa (Pak Didik)
Meriza Febriani (Bu Risna)
Teuku Rifnu Wikana (Pak Ahiat)
Fuad idris (Pak Suharsono)

SCRIPT WRITER: ALIM SUDIO, ENDIK KOESWOYO
DIRECTOR OF PHOTOGRAPHY: MR. JIMS
CASTING DIRECTOR: RUDI KOWEK
POSTER DESIGNERS: ALVIN HARIS
ART DIRECTOR: GUSTIAWAN
MAKE UP & WARDROBE: YOUBERTUS ANTO DARMINTO
MUSIC DIRECTOR: TYA SUBIAKTO
EDITOR: DODY CHANDRA
LINE PRODUCER: LILY DIMIYATI ALAMSYAH
CREATIVE PRODUCER: TARMIDZI ABKA
ASSOCIATE PRODUCER: ARISMUDA, ASIKIN KARTIN
EXECUTIVE PRODUCERS : PETER CHIA, BUDI YULIANTO, BRANDON CHIA, SU MAE
PRODUCER: SAHRUL GIBRAN
DIRECTOR: FAOZAN RIZAL



­­­
  

Posting Komentar

0 Komentar