twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Minggu, 09 Juli 2017

Sinopsis FTV THE SPARKLING LOVE IN MY 27th Cerita & Skenario Endik Koeswoyo

Sinopsis FTV 

THE SPARKLING LOVE
IN MY 27th

(Kisah Cinta Pada Usia 27 Tahun)

Cerita & Skenario
Endik Koeswoyo


     Laras, Alina dan Malik adalah 3 orang sahabat yang sudah lama saling mengenal satu sama lain bahkan mereka punya usaha bersama, sebuah toko kue di Jakarta yang diberi nama “Toko 27 Cake and Bakrey”. Hanya saja di toko itu sering terjadi selisih paham antara Malik dan Laras, Malik terlalu sering memprotes hasil kue yang dibikin Laras, menurut Malik, kue yang di buat Laras rasanya terlalu biasa, dan bentuknya juga biasa saja. Malik selalu ingin Laras lebih inovatif. Laras dan Malik lebih sering cec-cok soal kue, sehingga Alina harus turun tangan mendamaikan.
Masalah semakin rumit ketika, sebulan lagi usia mereka akan menginjak 27 tahun, walau berbeda tanggal, tetapi Malik, Alina dan Laras sama-sama lahir di bulan Agustus. Persahabatan mereka terancam bubar ketika Laras mendapat tekanan dari keluarganya untuk segera menikah. Malik dan Alina, tidak setuju kalau Laras menikah lebih dulu. Usaha yang baru mereka rintis baru sedang berkembang dan mereka harus fokus. Akan tetapi Bu Aminah ibunya Laras memaksa Laras, kalau Laras tidak segera membawa pulang calon suami, Laras akan dijodohkan dengan Sobar anak sahabatnya Bu Aminah. Laras semakin galau, apalagi sebagai orang Indonesia obrolan tetangga kanan kiri soal Laras yang diangap sebagai prawan tua, semakin santer berhembus.
     Yang bikin pusing, Laras itu tipe cewek setia tetapi egois, cinta sejatinya Laras sebenarnya adalah Handika, mantan kekasih Laras selama ini. Handika sebenarnya beberapa kali datang ke Laras meminta balikan. Tetapi Laras selalu menolak untuk balikan dengan Handika. Setiap ketemu mereka selalu ribut. Laras tidak mau balikan sama Handika dengan berbagai alasan.
Alina sebagai sahabat terdekat Laras juga tidak setuju kalau Laras balikan sama Handika, begitu juga Malik, dia tidak setuju kalau Laras memaksakan diri menikah dengan Handika. Handika selama ini hanyalah cowok playboy yang suka gonta-ganti pacar. Laras semakin dilema ketika Sobar ternyata cowok yang baik dan ganteng, plus pinter ngaji. Laras mencoba membuka hatinya pada Sobar tetapi ternyata tidak mudah untuk jatuh cinta apalagi Handika terus-terusan mengejar Laras. Handika menyatakan rasa cintanya pada Laras dengan berbagai cara romantis. Laras semakin dilema, antara kembali kepada Handika atau memilih untuk membuka hatinya pada lelaki baru bernama Sobar.
Bu Aminah tentu saja mendukung Laras dengan Sobar tetapi Laras masih memiliki banyak keraguan terhadap sobar. Walaupun sudah beberapa kali disakiti oleh Handika, Laras tetap tidak bisa menghapus cintanya. Pertimbangan demi pertimbangan membuat Laras semakingalau. Apalagi Malik dan Alina juga tidak setuju jika Laras menikah dalam waktu dekat. Malik dan Alina bahkan sudah sepakat mereka baru akan mencari pacar tahun depan, ketika usaha toko kue mereka dirasa sudah aman dan mereka sudah memiliki karyawan. Selama ini toko kue itu mereka kelola sendiri.
Malik dan Alina sangat yakin kalau Laras akan menikah dengan Handika, apalagi Handika memang benar-benar berubah dan dia sangat-sangat serius ingin menikah dengan Laras. Handika membuktikan semua ucapannya, Handika bahkan sudah menghadirkan kedua orang tuanya dari Surabaya ke Jakarta untuk melamar Laras. Akan tetapi ternyata Laras tidak mau menikah dengan Handika. Laras meminta bantuan Malik dan Alina untuk bisa menghidari Handika dan keluarganya yang akan datang melamar. Semuanya di luar dugaan Alina dan Malik.
Demi membahagiakan Bu Aminah ibunya Laras yang sudah tua, Laras akhirnya memutuskan untuk menikah dengan Sobar, pria baik pilihan ibunya. Keputusan Laras membuat Malik dan Alina kebakaran jenggot. Malik dan Alina sampai menekan Laras, Laras diminta memilih menikah dengan Sobar atau meneruskan usaha toko kue mereka. Jika laras memilih untuk menikah, maka Laras tidak akan lagi menjadi pemilik toko kue itu. Malik dan Alina akan mengembalikan modal yang ditanam Laras. Karena tekanan Bu Aminah, dengan berat hati Laras melepas toko kue-nya. Laras memutuskan untuk tetap menikah, ibunya lebih penting.
Laras dan Sobar mencoba untuk saling memahami satu sama lain sebelum mereka menentukan tanggal lamaran. Ternyata tetap saja tidak mudah bagi Laras untuk bisa mencintai Sobar pemuda yang baru dikenalnya beberapa minggu ini. Laras akhirnya curhat ke Alina. Laras gamang, Alina juga tidak begitu peduli dengan Laras. Alina ternyata masih marah ke Laras karena Laras dianggap egois, toko kue yang mereka rintis selama ini diambang kehancuran karena Laras yang paling ahli membuat kue mundur dari usaha toko kue. Alina dan Malik bahkan berencana menjual toko kue itu. Laras menjadi merasa bersalah, apa yang dia lakukan selama ini ternyata imbasnya cukup besar pada Malik dan Alina.
Keputusan Laras untuk segera menikah hanya karena terdesak oleh usia membuat hidupnya tidak bahagia. Laras justru mengacaukan persahabatan dan usaha kue yang mereka rintis bersama sejak jaman kuliah. Malik bahkan tidak pernah lagi datang ke toko kue mereka.
Tanpa sepengatahuan Laras ternyata ada rahasia besar kenapa Alina dan Malik selama ini tidak setuju kalau Laras menikah dengan Sobar atapun Handika. Ternyata Malik selama menyimpan perasaan cinta terpendam kepada Laras, dan hanya Alina yang mengetahui hal itu. Malik sering cerita ke Alina kalau dia sangat mencintai Laras. Alina sebagai sahabat Malik dan juga sahabat Alina memberikan dukungan kepada Malik, akan tetapi belum sempat Malik menyatakan cintanya, Laras sudah memutuskan menikah dengan Sobar.
Malik benar-benar galau akut, dia tidak mungkin menyatakan cintanya pada Laras yang sudah memutuskan menikah dengan Sobar walau Alina terus mendukung Malik, selama janur kuning belum melengkung, Malik masih bisa mendapatkan Laras. Alina tidak ingin Malik semakin menyesal ketika memilih tetap memendang perasaan cintanya. Apapun yang terjadi, Malik harus mengungkapkan isi hatinya pada Laras, setidaknya Laras mengetahui kalau selama ini Malik mencintainya.
Dengan penuh keragu-raguan, Malik akhirnya memberanikan diri, mengatakan isi hatinya kepada Laras. Laras benar-benar kaget dan tidak percaya, Malik yang selama ini terkesan ketus sama Laras ternyata memendam rasa cinta. Laras semakin bimbang ketika keluarga Sobar hendak datang melamar. Laras meminta dukungan Alina, siapa yang harus dipilih Laras saat ini? Alina kasih saran, Laras masih mungkin membatalkan rencana menikah dengan Sobar. Laras takut Sobar akan marah, tetapi Laras juga takut kalau seumur hidupnya kelak, dia menikah dan bersama dengan Sobar lelaki yang belum mampu membuat hatinya luluh dan jatuh cinta.
Bu Aminah merasa kasian kepada Laras yang galau, Bu Aminah menyarankan Laras untuk memilih yang terbaik, siapa saya yang akan menikah dengan Laras bu Aminah setuju, yang jelas pada usia 27 tahun, Laras sudah harus menikah. Dengan memberanikan diri, Laras akhirnya mengatakan ke Sobar kalau dia belum bisa jatuh cinta sama Sobar. Setelah diberikan penjelasan, Sobar akhirnya mau mengalah, dia juga tidak bisa memakasakan cintanya.
Laras akhirnya bahagia, dia memutuskan untuk menikah dengan Malik, Laras yakin persahabatan Malik dan Laras selama ini bisa menjadi berubah menjadi cinta. Tetapi sebelum Laras dan Malik menikah, Alina meminta bantuan Malik dan Laras, Alina ingin menikah dengan Handika. Walau terkenal badboy, Alina sangat suka dengan gaya Handika selama ini. Handika adalah type cowok idaman Alina.
Dengan batuan Laras dan Malik, akhirnya Handika dan Alina jadian, tepat saat Alina merayakan ulang tahun yang ke 27. Saat perayaan ulang tahun ke 3 sahabat itu di toko Kue, Handika menyatakan cintanya pada Alina. 3 sahabat itu bahagia, diusia mereka yang ke 27 tahun, Alina, Malik dan Laras menemukan pasangan yang tepat. Mereka semakin yakin, cinta itu di bangun, bukan jatuh begitu saja. Cinta juga harus diperjuangkan, agar bisa mengetahui cinta sejati ada dimana. Mereka meyakini, cinta sejati itu tidak pernah jauh dari lingkungan mereka sendiri.


-- SEKIAN --    


1 komentar:

  1. Saya Atas nama IBU SITI AISYA ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di SINGAPURA jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga di kampun,jadi TKW itu sangat menderita dan di suatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak di sengaja saya melihat komentar orang tentan AKI SOLEH dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di SINGAPURA,akhirnya saya coba untuk menhubungi AKI SOLEH dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg di berikan AKI SOLEH 100% tembus (4D) <<< 3 3 4 1 >>> saya menang togel (150,juta) meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan AKI SOLEH kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik AKI SOLEH sekali lagi makasih yaa AKI dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja AKI SOLEH DI 082-313-336-747- insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW trimah kasih banyak atas bantuang nomor togel nya AKI wassalam.


    KLIK DISINI-AHLI-DUKUN-TOGEL-SAKTI-TERPERCAYA















    BalasHapus

Terimakasih Sudah Bersedia Membaca, tuliskan komentar anda dan saya akan berkunjung ke blog anda...

KREDIVO

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN