twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Rabu, 02 Desember 2009

The White Board : Sebuah Novel Karya Endik Koeswoyo



BAB: SATU
* * *
“Namaku Ammar Hayat, Ammar artinya pembangun, Hayat bertari kehidupan. Nama yang begitu bermakna yang diberikan oleh kedaua orang tuaku. Alhamrhum ayah dan tentunya ibuku yang sangat aku cintai. Aku bekerja sambil kuliah. Di dunia ini, hanya ibu yang bisa mengerti aku. Dan ibulah yang menjadi semangat dalam hidup yang indah ini. Aku mencintai ibuku, ibuku dan ibuku. Apapun yang aku lakukan adalah untuk menahagiakan ibuku. Tanpa ayah di sampingnya, ibu mampu mengantarku hingga ke bangku kuliah. Ibu…ibu…dan ibu…”
* * *
Pria itu mengayuh becak tuanya dengan peluh yang mengalir pelan menelusuri kulitnya dengan begitu hafal. Urat-urat di kakinya menyembul kokoh, menunjukkan betapa kaki-kaki itu harus menekan kuat untuk bisa memutar tiga buah roda becak, untuk bisa mengantar seorang nenek tua dengan dagangannya ke pasar Beringharjo pagi itu. Dari arah yang berlawanan, seorang pemuda dengan kemeja hitam garis-garis putih kecil tanpa merek, dipadu dengan celana kain hitam dan sepatu hitam. Dandananya cukup rapi, mengendarai motor Honda tua butut keluaran tahun 80an. Wajahnya tampak letih, sesekali dia mengusap wajahnya lalu menekan ujung hidungnya –antara kedua mata- untuk mengilangkan rasa kantuk yang sudah menyeruak sejak 5 jam yang lalu. Sebuah tas kerja tampak sarat muatan sepertinya menjadi teman yang setia. Motor itu terus melaju pelan, melewati tukang becak, menelusuri jalan raya yang lengan dengan lampu-lampu jalan yang mulai di padamkan. Terus, terus saja dia memacu motor tuanya, satu-satunya motor kesayangan yang mungkin saja warisan dari almarhum bapak yang telah kembali ke sisi-Nya 4 tahun yang lalu. Lalu motor itu berbelok, menuju sebuah jalan yang lebih kecil, semakin sepi. Lalu, ‘Gluk…Gluk!’ mesin motor itu mati mendadak tepat pada sebuah jembatan yang sepi.


Alhamdulilah... Setelah lebih dari 12 Bulan melakukan penelitian, pengamatan 'The White Board' Siap Di Luncurkan Tahun 2010. Mohon doa Restu, semoga 'The White Boar' menjadi sebuah novel yang bisa merubah kehidupan banyak orang....


Mari Mencintai Indonesia Apa Adanya

Manfaatkan Blog Anda Dengan Mengikuti KUMPUL BLOGER




1 komentar:

Terimakasih Sudah Bersedia Membaca, tuliskan komentar anda dan saya akan berkunjung ke blog anda...

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN