twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Selasa, 17 Juni 2008

Sale Your Self!

Sale Your Self!

Saya pernah nulis rencana naskah judulnya SALE YOUR SELF! Intinya jual diri anda, dalam artian berusaha tanpa modal. Bukan berarti jual diri! Menjual kecerdasaan otak dalam berpikir! Menjual karya seni, musik, desain, naskah novel, cerpen, desain baju dll. Apalagi dengan adanya dunia internet kita bisa memasarkan karya pribadi kita. Begitulah intinya kira-kira naskah yang belum selesai tersebut. Masalahnya, jaman sekarang remaja-remaja kita nggak cowok nggak cewek la kok sudah jual diri! Ampyun deh! Percaya ga? Cewek SMU, umur 16 tahun super imuet menawarkan sekali ML 1,5 juta. Gila cing! Dengan alasan biaya sekolah! Ini sebuah realita! Cowok SMU umur 17 tahun, menawarkan jasa ML untuk tante-tante hanya dengan 300 ribu semalam. Bahkan di garansi, kalau tante nggak puas, nggak usah bayar! Beraninya dikau say!?

Seldik punya selidik, modus Mahasiswa lebih rumit lagi. Harus mebelikan pulsa segala sebagai tanda jadi. Klo udah deal, baru jemput deh! Ga banyak, hanya 25ribu pulas voucer sebagai tanda jadi kalau udah lihat fs dan chat leat ym. Tarifnya berapa? Relatif, rata-rata 300.000 sekali keluar. Hm…ironis atau emang kebutuhan? BBM naik mas, kiriman ga cukup! Begitu alasan salah satu mahasiswi di sebuah kota.

Sale your self bukan menjual diri dengan jasa layanan esek-sek. Tapi dengan kecerdasan otak. Sebagai pelajar, bukan tidak mungkin kerja paruh waktu jadi pelayan toko atau berkarya bareng temen-temen atau komunitas. Ngeband juga bisa mengahsilkan banyak uang jika diseriusi. Bikin desain poster atau kalender, nulis puisi di koran sekarang rata-rata 150.000 sekali terbit. Jualan koran juga halal! Kreative itu bukan milik orang kaya. Kreative itu muncul sebenarnya dari rasa lapar! Hahahha…percaya ndak? Kreative itu munculnya ketika perut lapar.

Kapan anda bisa menjual diri anda? Menjual raga ataukah menjual otak? Silahkan pilih! Generasi ini butuh orang cerdas yang siap tempur di medan perang. Benar kata Sutrisno Bakhir, HIDUP DALAH PERBUATAN. Kalah menang hal biasa, kalau kalah melulu? Tanya pak Sutrisno! Hmm…renungkan hidup kita dan masa depan kita

1 komentar:

  1. wah wah wah...
    saya salut sama anda, di sela kesibukan mas endik masih sempat wawancara sama cewek2 itu.
    tapi secara pribadi,saya setuju dengan mas endik. anak muda jaman sekarang memang suka kerja yang enak dan instan. nggak peduli bahwa apa yang mereka lakukan itu melanggar aturan agama dan normaa . tapi, sebenarnya yang salah siapa ya? emang sih kita nggak bisa menyalahkan satu pihak saja. tapi, nggak mungkin khan nggak ada pemicunya??

    so, kita-kita nih yang pikirannya masih waras berkewajiban untuk mengingatkan. salut buat mas endik, saya yakin pesan anda sudah dibaca sama jutaan orang di seluruh indonesia, bahkan dunia.

    wel, keep helping people bro

    BalasHapus

Terimakasih Sudah Bersedia Membaca, tuliskan komentar anda dan saya akan berkunjung ke blog anda...

KREDIVO

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN