twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Selasa, 14 Oktober 2014

Sinopsis FTV Cita-cita Sepasang Kekasih Penulis : Endik Koeswoyo



Sinopsis FTV

Cita-cita Sepasang Kekasih

Penulis : Endik Koeswoyo

Nisa dan Ali adalah sepasang kekasih, keduanya baru saja lulus kuliah, dan akan segera menikah. Kesibukan Nisa dan Ali saat ini adalah melamar pekerjaan. Dari perusahaan demi perusahaan mereka datangi. Tetapi hasilnya Nihil karena keduanya tidak punya pengamalaman kerja.
Sebenarnya, cita-cita sepasang kekasih ini cukup sederhana, hidup cukup, punya pekerjaan tetap dan menikmati rumah tangga mereka kelak, tetapi untuk mewujudkan hal itu ternyata tidak mudah, pekerjaan saja tidak mereka dapatkan. Sebagai sarjana keduanya tentu punya harapan lebih tentang masa depan. Tetapi kenyataannya sangatlah pahit.
Akhirnya Nisa mendapatkan pekerjaan di sebuah café, hanya sebagai pramusaji. Nisa menerimanya, sementara Ali berharap lebih, dia ingin pekerjaan yang sesuai dengan ijazah dan pendidikannya.
Di café tempatnya bekerja, Nisa menjadi pelayan café yang paling di senangi oleh majikan mereka, Herman. Herman ini seorang pengusaha sukses dengan seorang istri dan belum mempunyai anak. Nisa yang bekerja dengan sangat baik membuat Herman kagum, dan ketika mengetahui kalau Nisa adalah Sarjana, maka Herman menaikkan jabatan Nisa menjadi manager. Pengankatan Nisa membuat Nana, salah satu marketing café itu menjadi cemburu sama Nisa, Nana berusaha menyingkirkan Nisa, karena menurut Nana, dialah yang layak menjadi manager café itu.
Tetapi di tangan Nisa, café maju pesat dan semakin berkembang, bahkan Nisa sudah membuka 2 cabang dalam 2 bulan. Herman semakin bangga. Keberhasilan Nisa dan kariernya yang menanjak tidak di ikuti oleh Ali kekasihnya, Ali masih sibuk mencari kerja. Bahkan Nisa yang kini memberikan semangat dan dukungan baik materi dan moril ke Ali. Ali tetep kekeh, dia harus bekerja, sesuai dengan pendidikannya. Ali bilang Nisa hanya beruntung sekarang jadi manager.
Nana menggunakan berbagai cara untuk menyingkirkan Nisa, Nana mengadu domba, Herman dan istrinya, juga Nisa dan Ali kekasihnya. Singkat cerita, Nana berhasil menghasut Ali, Ali cemburu buta dan memutuskan Nisa yang menurut Nana punya hubungan kusus dengan Herman, pemilik café itu. Nisa sangat sedih, dia meyakinkan Ali. Ali lalu meminta Nana meninggalkan pekerjaannya, dengan berat hati, Nisa memenuhi keinginan Ali.
Ali dan Nisa kembali menjadi penganguran. Keduanya kembali sibuk mencari pekerjaan. Waktu terus belalu, lagi-lagi Nisa yang mendapatkan pekerjaan dan Ali masih menganggur. Suatu hari, Nisa pingsan ketika mendengar kabar kalau Ali meninggal dunia, gantung diri di kamar kosnya. Nisa syok, putus asa, harapannya, cita-citanya untuk berumah tangga dengan Ali pupus.
Di saat Nisa dalam kesedihan, datang Herman. Herman meminta Nisa kembali bekerja dan melupakan masa lalunya. Masa depan lebih indah. Nisa yang hidup sebatang kara akhirnya menerima tawaran Herman, dia kembali bekerja di café, menjadi manager, Nana sudah tidak ada di sana, sudah di pecat oleh Herman.
Rupanya Herman menaruh hati sama Nisa. Herman mengajak Nisa menikah, Nisa yang tidak punya harapan hidup, hanya bisa diam, tanpa memberi keputusan. Anehnya, Istri Herman menyetujui Nisa menjadi istri muda Herman, asalkan Nisa bisa memberikan keturunan.
Nisa tidak bisa melukapan Ali begitu saja, Nisa sering datang ke kuburan Ali, memberikan rangkain bunga. Akhirnya dalam sebuah acara sederhana, Herman dan Nisa menikah. Beberapa bulan kemudian Nisa hamil. Herman bahagia. Tetapi ketika kehamilan Nisa menginjak 5 mulan, Herman di tangkap polisi. Betapa kagetnya Nisa ketika mengetahui kalau Herman adalah orang yang membunuh Ali. Nisa rasanya ingin mati, tetapi dia sedang mengandung, dan yang lebih menyakitkan anak yang dikandungnya adalah anak dari seorang pria yang membunuh kesihnya, orang yang paling dia cintai. Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apa yang akan dilakukan Nisa?
 



Sinopsis FTV ini belum diproduksi. Jika anda membutuhkan sinopsis untk film layar lebar atau film televisi silahkan menghubungi saya selaku penulis via email: endikkoeswoyo@gmail.com.

DAPATKAN PENAWARAN HOTEL-HOTEL TERBAIK INDONESIA DI SINI

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Bersedia Membaca, tuliskan komentar anda dan saya akan berkunjung ke blog anda...

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN