twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Sabtu, 10 November 2012

Lajang-Lajang pejuang





Idenya menarik, detail, menggelitik! Juga ngasih pesen-pesen buat aku, para lajang, jomblo, single, atau sejenisnya untuk tetep berjuang! :D GREAT!
@yosie_kristanto, pemeran utama film “Tendangan dari Langit”

***
Lima pemuda hidup dalam satu kontrakan bersama seorang penjaga rumah. Agra, Sobar, Herman, Willy, dan Olga bersama Mas Broto, si penjaga rumah. Kesamaan di antara mereka adalah sama-sama jomblo. Segala usaha mereka lakukan untuk menghilangkan status jomblo. Dari merayu sampai datang ke kontak jodoh sudah mereka lakukan. Tetapi, kenyataannya mereka tetap saja jomblo. Hingga suatu hari mereka memutuskan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk film pendek sebagai modal perjuangan mereka untuk mengubah keadaan.
Tapi masalah baru muncul, dari mana mereka mendapatkan uang untuk membuat sebuah karya? Dan, berhasilkah mereka menanggalkan status jomblo?
Baca novel kocak tapi bermakna ini.


Salam Budaya: @endikkoeswoyo Mari Mencintai Indonesia Apa Adanya MANFAATKAN BLOG ANDA DENGAN MENGIKUTI KUMPUL BLOGER

Merah Putihnya Cinta


JUDUL BUKU: Merah Putihnya Cinta
AUTHOR: Argandi – Endik Koeswoyo-Natta Setyowati Novy E.R.-Pidri Syaikhal
PUBLISHER: Kembang Pustaka
HARGA JUAL: Rp. 22,500.
DISKON: 40%
ISBN/BAN: 978-602-9687-01-03
BULAN/TAHUN TERBIT: Oktober 2012
CODE BUKU: 349004250
GROUP/KATEGORI: Non-Fiction
SUB GROUP: Novel Remaja
PANJANG x LEBAR BUKU: 13 x 18,5 cm
JUMLAH HALAMAN: 90 hal
BERAT BUKU: 120gr
DISKRIPSI BUKU: Apakah kita sudah benar-benar merdeka, Jika setiap lampu merah, didatangi oleh ibu-ibu yang menggendong anaknya sambil meminta? Apakah kita sudah benar-benar merdeka, jika kita kesulitan mengurus hal-hal yang ber bau birokrasi


 Sepenggal dari sekian banyak kisah dalam Merah Putihnya Cinta…


EndikKoeswoyo
Tengah hari baru saja terlewatkan. Aku masih terdiam, mengamati hujan yang tiba-tiba datang tak diundang. Hujan itu nyelonong tanpa permisi. Aku terdiam, duduk di sudut masjid, mengamti titik hujan dan gemericiknya yang begitu indah secara tiba-tiba. Langit tak mendung, tak juga pekat apalagi hitam. Langit indah kebiruan, tepat di tanggal 1 Juni. Aku jadi teringat, pidato Soekarno, bukan soal Pancasila yang aku ingat, tapi soal perkawinan, begini petikan pidato itu:
“-----Saudara-saudara, tadi saya berkata, ada perbedaan antara Sovyet Rusia, Saudi Arabia, Inggris, Amerika dan lain-lain tentang isinya: tetapi ada satu yang sama, yaitu rakyat Saudi Arabia sanggup mempertahankan negaranya. Musik-musik di Rusia sanggup mempertahankan negaranya. Rakyat Amerika sanggup mempertahankan negaranya. Rakyat Inggris sanggup mempertahankan
~90~
negaranya. Inilah yang menjadi minimum-eis. Artinya, kalau ada kecakapan yang lain, tentu lebih baik, tetapi manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negaranya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk kemerdekaan. Kalau bangsa kita, Indonesia, walaupun dengan bambu runcing, saudara-saudara, semua siap-sedia mati, mempertahankan tanah air kita Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap-sedia, masak untuk Merdeka…” (Tepuk tangan riuh menggema)



MANFAATKAN BLOG ANDA DENGAN MENGIKUTI KUMPUL BLOGER

KREDIVO

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN