twitter @endikkoeswoyo

I Love You itu alat, a miss you itu tujuan -

twitter @endikkoeswoyo

Some time love make me wrong, sometimes love make me strong -

twitter @endikkoeswoyo

Cintai aku dengan caramu, karena aku mencintaimu dengan caraku -

twitter @endikkoeswoyo

Cinta itu tidak penah pergi ke mana-mana, tetapi manusianya yang terkadang memilih pergi -

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

Rabu, 04 November 2009

Pustaka Fahima, Antologi 7,9 scala richter dan Sastrawan

Pustaka Fahima, Antologi 7,9 scala richter dan Sastrawan

**

Yogya (04/11)--30 September 2009, lempeng Eurasia berderak di Sumatera Barat. Gempa berkekuatan 7,9 scala richter adalah wujud-Nya. Ratusan manusia, menjadi jasad beku. Rumah-rumah runtuh, menjadi puing-puing berserakkan. Bencana ini memiuh air mata di seluruh pelosok Nusantara. Juga bagi 42 orang sastrawan, terdiri dari Novelis, Cerpenis, dan Penyair muda Indonesia. Mereka secara ber-gotong royong mengarap antologi “Sebilah Sayap Bidadari; Memorilibia 7,9 Scala Richter.” Pada awalnya gagasan antologi ini mengalir dari Jaringan Penulis Indonesia (JPI) dan kemudian selama kurang lebih 3 minggu, disebarkan undangan bagi Sastrawan dan Penulis, untuk menyumbangkan cerpen dan puisi untuk Sumatera Barat. Melalui beberapa tahap seleksi dan diskusi, akhirnya terkumpul dan disepakati 42 orang penulis, dengan karya cerpen dan puisi, akan dimuat dalam antologi ini. Demikian royalti dari penjualan antologi ini seutuhnya akan disumbangkan untuk “penangulangan beban psikis” korban gempa di Sumatera Barat, dengan melibatkan relawan lokal di Ranah Minang. Untuk merealisasikan i’tikad ini, Penerbit Pustaka Fahima memfasilitasi penerbitan antologi tersebut.

Dalam antologi ini bergabung penulis yang tidak asing di jagat sastra Indonesia dan populer semenjak dekade terakhir. Seperti, Dewi “dee” Lestari (Novelis dari Supernova & Perahu Kertas . Fira Basuki (Penulis dan Pimp. Red majalah Cosmopolitan). Salman Ariston (Penulis skenario film layar lebar “Ayat-ayat Cinta”). Zelfeni Wimra (Penulis Muda berbakat versi FLP). Endik Koeswoyo (Novelis “Hijrahnya Cinta” & “Do’a untuk Dinda”). Tidak hanya itu antologi ini juga didukung oleh penulis-penulis muda lainnya, seperti Muhammad Sholihin el-Nasiry. Benny Arnas. Silfiza Ariska, dsb.

Naskah ini tengah proses penerbitan. “Dua hari ke-depan, diupayakan proses lay-out naskah ini sudah rampung. Dan kemudian akan didiskusikan dalam rangka pematangan dengan tim kreatif Pustaka Fahima. Untuk pendistribusian-nya, kita akan gunakan distributor utama. Distributor yang mampu memasarkan lebih 5000 eksamplar.” Demikian uraian Bapak Bambang (04/11/09). Pengusaha Pustaka Fahima Group, yang membawahi beberapa lini penerbitan. Apa yang dilakukan oleh sastrawan dalam antologi “Sebilah Sayap Bidadari; Memorilibia 7,9 scala richter”, juga Pustaka Fahima adalah upaya untuk mensinergikan “produksi dan sosialitas”. Sebagai respon dan tangung jawab sosial, bahkan spritual bagi anak bangsa yang tengah merintih, dan butuh uluran tangan. Seperti di Minangkabau saat ini.[]






0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Bersedia Membaca, tuliskan komentar anda dan saya akan berkunjung ke blog anda...

Popular Posts

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - COMINGSOON 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

SKENARIO By Endik Koeswoyo - 17 APRIL 2014 at THEATERS

twitter @endikkoeswoyo

Berdirilah di sampingku, agar kita bisa berjalan bersama, supaya kita bisa saling mengingatkan. Bedirilah di sampingku, agar lebih muda aku melihat senyummu -

IKLAN