Syair Tengah Malam II

By Endik Koeswoyo - Sabtu, April 19, 2008

Oh..rembulan pudar seayu wajahmu
Salahkan jika tanga perkasaku menjamah lembut gerai rambutmu

Oh...rembulan pudar
Kolong langit hampa tanpa senyum manismu

Dewi malam...
Dewi angkara...
Murkalah engkau atas senyum sinisku

Murkalah engkau ahai kesatria Agung dari majapahit
Karena akan kutebas semua kecongkakan jiwa
Akan aku lumat musnah debu dendam di hatimu

Aku datang dari gelap malam
Aku datang bersama bulan purnama

Syair dendam kesumat atas kekagumanku denganmu
Syair lirih yang perih atas rintihan mimpi

Diam...Diam...
Karena aku akan mejamahmu dengan cinta...

Dari catatan Aria Dwi Pangga Oleh Endik Koeswoyo

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments

Terimakasih Sudah Bersedia Membaca, tuliskan komentar anda dan saya akan berkunjung ke blog anda...